• Redaksi
  • Tentang Kami
Selasa, November 3, 2026
clickinfo.co.id
  • Beranda
  • Berita
  • Provinsi
    • Lampung
    • Aceh
    • Bali
    • DKI Jakarta
    • NTB
    • NTT
    • Daerah
    • Jawa
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Sumatera
    • Papua
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Waykanan
  • Pendidikan
    • Unila
    • UIN RIL
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Puisi
    • Tajuk
  • Life Style
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Travel
  • Politik
    • DPRD Provinsi Lampung
    • DPRD Kota Bandar Lampung
  • Organisasi
    • JMSI
    • HIPMI
    • APINDO
    • IKADI
    • Komite OSIS Nasional
No Result
View All Result
clickinfo.co.id
  • Beranda
  • Berita
  • Provinsi
    • Lampung
    • Aceh
    • Bali
    • DKI Jakarta
    • NTB
    • NTT
    • Daerah
    • Jawa
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Sumatera
    • Papua
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Waykanan
  • Pendidikan
    • Unila
    • UIN RIL
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Puisi
    • Tajuk
  • Life Style
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Travel
  • Politik
    • DPRD Provinsi Lampung
    • DPRD Kota Bandar Lampung
  • Organisasi
    • JMSI
    • HIPMI
    • APINDO
    • IKADI
    • Komite OSIS Nasional
No Result
View All Result
clickinfo.co.id
No Result
View All Result
Home Provinsi Sumatera Selatan

Dorong Ekonomi Masyarakat Gambut, Madu Kepayang Muba Dipersiapkan Ber-NKV

AidilNopiEditorAidilandNopi
16/09/2026
in Sumatera Selatan
A A
Dorong Ekonomi Masyarakat Gambut, Madu Kepayang Muba Dipersiapkan Ber-NKV

Pembukaan Bimbingan Teknis Pengolahan Madu dalam Rangka Meningkatkan Pengembangan Kualitas Madu dan Persiapan Sertifikasi Nomor Kontrol Veteriner (NKV) bagi Unit Pengolahan Madu (UPM) pada Desa Prioritas IMPLI dan Desa di Sekitar Ekosistem Gambut Kabupaten Musi Banyuasin. | Ist

Clickinfo.co.id — Pengembangan usaha madu masyarakat di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus didorong agar memiliki kualitas yang semakin baik, aman, bernilai tambah, dan mampu menembus pasar yang lebih luas.

Langkah tersebut diwujudkan melalui Pembukaan Bimbingan Teknis Pengolahan Madu dalam Rangka Meningkatkan Pengembangan Kualitas Madu dan Persiapan Sertifikasi Nomor Kontrol Veteriner (NKV) bagi Unit Pengolahan Madu (UPM) pada Desa Prioritas IMPLI dan Desa di Sekitar Ekosistem Gambut Kabupaten Musi Banyuasin.

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Rid’s Palembang pada 16–17 September 2026 ini menjadi bagian dari program Pengelolaan Gambut Terintegrasi di Sumatera Selatan (IMPLI). Peserta berasal dari desa-desa prioritas IMPLI serta desa di sekitar ekosistem gambut Kabupaten Muba.

ArtikelTerkait

Grand Opening WarMindo Bang Al-Fath, Ada Wi-Fi, Ruang Meeting, dan Diskon 10 Persen

Cegah Munculnya Titik Panas, Polsek Banyuasin II Sambangi Petani Desa Muara Sungsang

Koordinator IMPLI Kabupaten Muba, Adiosyafri, mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu fasilitasi penting untuk mendorong masyarakat agar tidak hanya mampu memproduksi madu, tetapi juga meningkatkan kualitas pengolahan hingga memenuhi persyaratan menuju sertifikasi NKV.

“Ini sebenarnya kegiatan yang kesekian kali di bawah project IMPLI. Sebelumnya sudah ada bimtek peternakan sapi, biodigester, rehabilitasi lahan, pengendalian KARHUTLAH dan kegiatan lainnya. Untuk kali ini fokusnya pengembangan dan peningkatan kualitas madu serta persiapan sertifikasi NKV baik madu budidaya maupun madu alam,” ujar Adios.

Menurutnya, salah satu potensi yang dikembangkan adalah madu budidaya jenis Apis mellifera yang dikelola kelompok masyarakat di Desa Kepayang, Kecamatan Bayung Lencir, Muba.

Budidaya madu tersebut tidak sekadar menjadi aktivitas ekonomi, tetapi juga menjadi alternatif penghasilan masyarakat yang hidup di sekitar kawasan gambut.

Berbeda dengan madu hutan yang sangat bergantung pada kondisi alam dan musim, madu budidaya memungkinkan produksi lebih terkontrol.

“Kalau madu hutan produksinya tidak bisa diprediksi karena tergantung musim. Kalau budidaya ini lebih terkontrol. Dalam kondisi tertentu, lebah bisa berproduksi sekitar 20 sampai 22 hari dalam sebulan,” jelasnya.

Saat ini, kelompok binaan di Desa Kepayang telah memiliki sekitar 147 kotak lebah. Pengembangan kelompok dilakukan secara bertahap sejak 2024 dan 2025. Sementara pada 2026, perhatian juga diarahkan kepada kelompok perempuan untuk mengelola rumah produksi.

Rumah produksi tersebut diharapkan menjadi salah satu pintu masuk bagi Madu Kepayang untuk memperoleh sertifikasi NKV, sehingga pengelolaannya memiliki standar yang lebih baik dan memberikan kepercayaan lebih kepada konsumen.

Selama ini, pemasaran madu masyarakat masih didominasi pasar lokal. Harga madu berada di kisaran Rp40 ribu hingga Rp60 ribu per botol, sedangkan untuk pasar hingga Palembang dapat mencapai sekitar Rp100 ribu, berdasarkan informasi yang disampaikan dalam kegiatan.

Kepala Dinas LH Kabupaten Muba, M. Thabrani Rizki, berharap proses menuju NKV dapat membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk madu masyarakat Kepayang.

“Harapan kita Madu Kepayang dan beberapa desa lain yang ada di ekosistem gambut ini mendapatkan sertifikasi NKV, sehingga memiliki izin edar dan lebih leluasa memasuki pasar. Kita ingin madu ini bisa bersaing dengan produk lainnya,” katanya.

Ia menambahkan, pengembangan ekonomi masyarakat melalui madu juga memiliki hubungan erat dengan keberlanjutan ekosistem gambut.

Menurutnya, ketika masyarakat memperoleh manfaat ekonomi dari lingkungan yang dijaga, akan tumbuh dorongan yang lebih kuat untuk melakukan perlindungan dan pengelolaan ekosistem gambut yang lestari dan berkelanjutan.

“Upaya peningkatan perekonomian masyarakat harus sejalan dan terintegrasi dengan pelestarian lahan dan ekosistem gambut. Kalau perekonomiannya meningkat, masyarakat akan semakin tergerak untuk menjaga gambut, termasuk dalam upaya pencegahan dan pemadaman kebakaran,” ungkapnya.

Tantangan lingkungan tetap menjadi perhatian. Asap dan kebakaran dapat mengganggu budidaya lebah karena kondisi tersebut berpotensi membuat lebah meninggalkan kotaknya.

Dari sejumlah desa binaan IMPLI di Muba, keberadaan budidaya madu di Kepayang menjadi salah satu contoh bagaimana aktivitas ekonomi dapat berjalan bersamaan dengan kepedulian terhadap lingkungan.

“Kalau banyak asap atau terjadi kebakaran, lebah bisa pergi. Karena itu masyarakat ikut menjaga kondisi lingkungannya. Budidaya madu ini juga menjadi bagian dari alasan masyarakat untuk menjaga kawasan mereka,” tuturnya.

Untuk mendukung pengembangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Muba melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Peternakan Kabupaten Muba turut memberikan pembinaan, termasuk dukungan infrastruktur budidaya, sarana prasarana, penguatan kelompok, serta pembinaan secara berkala.

Melalui bimbingan teknis ini, masyarakat diharapkan mampu menghasilkan madu dengan kualitas yang semakin baik, stabil, dan konsisten, sekaligus mempersiapkan Unit Pengolahan Madu (UPM) untuk memenuhi persyaratan sertifikasi NKV.

“Target kita kualitas madu meningkat, stabil dan konsisten. Kemudian Madu Kepayang bisa mendapatkan sertifikasi NKV. Kita yakin itu bisa dilakukan karena bahan bakunya kita punya,” pungkas Thabrani.

Via: Nopi
Tags: Bimbingan TeknisMadu KepayangMusi Banyuasin
Previous Post

Perkuat Keamanan Pangan MBG, Polinela Bentuk Food Safety Ambassador di SMPN 2 Metro

Next Post

Derden Verzet Ditolak, Kuasa Hukum Nuryadin Tegaskan Sita Eksekusi SHM 674/GR Tetap Berlaku

Related Posts

Grand Opening WarMindo Bang Al-Fath, Ada Wi-Fi, Ruang Meeting, dan Diskon 10 Persen

Grand Opening WarMindo Bang Al-Fath, Ada Wi-Fi, Ruang Meeting, dan Diskon 10 Persen

31/10/2026
Cegah Munculnya Titik Panas, Polsek Banyuasin II Sambangi Petani Desa Muara Sungsang

Cegah Munculnya Titik Panas, Polsek Banyuasin II Sambangi Petani Desa Muara Sungsang

29/10/2026
Bernilai Rp40 Miliar, Bea Cukai Palembang Ubah Jutaan Batang Rokok Sitaan Jadi Energi Listrik

Bernilai Rp40 Miliar, Bea Cukai Palembang Ubah Jutaan Batang Rokok Sitaan Jadi Energi Listrik

28/10/2026
Ringankan Duka Korban Kebakaran, Anggota DPRD Palembang Andri Adam Bantu Wartawan Radarri

Ringankan Duka Korban Kebakaran, Anggota DPRD Palembang Andri Adam Bantu Wartawan Radarri

27/10/2026
Operasi Patuh Musi 2026 Dimulai, Polisi dan Dishub Banyuasin Awasi Ketat Kelengkapan Surat Kendaraan

Operasi Patuh Musi 2026 Dimulai, Polisi dan Dishub Banyuasin Awasi Ketat Kelengkapan Surat Kendaraan

26/10/2026
Kebakaran Rumah Jurnalis Radarri.com di Palembang Sisakan Keprihatinan

Kebakaran Rumah Jurnalis Radarri.com di Palembang Sisakan Keprihatinan

23/10/2026
Next Post
Derden Verzet Ditolak, Kuasa Hukum Nuryadin Tegaskan Sita Eksekusi SHM 674/GR Tetap Berlaku

Derden Verzet Ditolak, Kuasa Hukum Nuryadin Tegaskan Sita Eksekusi SHM 674/GR Tetap Berlaku

Pokja Perhutanan Sosial Lampung 2026–2028 Perkuat Koordinasi Lintas Sektor

Pokja Perhutanan Sosial Lampung 2026–2028 Perkuat Koordinasi Lintas Sektor

Tim Inisiatif Karbon Lampung Diperluas, Potensi Hutan hingga Pesisir Mulai Dipetakan

Tim Inisiatif Karbon Lampung Diperluas, Potensi Hutan hingga Pesisir Mulai Dipetakan

PLN dan Kementerian ESDM Perkuat Sinergi Percepatan Listrik Perdesaan di Sumatera Selatan

PLN dan Kementerian ESDM Perkuat Sinergi Percepatan Listrik Perdesaan di Sumatera Selatan

Maju Bursa Pilrek Unila 2027–2031, Prof Hamzah Bawa Gagasan Kampus Pemecah Masalah

Maju Bursa Pilrek Unila 2027–2031, Prof Hamzah Bawa Gagasan Kampus Pemecah Masalah

Kapolri Larang Vape, Ada Ancaman Narkotika dan Kesehatan
Opini

Kapolri Larang Vape, Ada Ancaman Narkotika dan Kesehatan

EditorIrzon
02/11/2026

Clickinfo.co.id - Bahaya penggunaan rokok elektrik atau vape sudah sepatutnya menjadi perhatian serius seluruh elemen bangsa. Persoalannya bukan hanya gaya...

Read more
Lindungi Pesisir dari Abrasi, Forum CSR Lampung Gandeng Perusahaan Tanam 8.000 Mangrove

Lindungi Pesisir dari Abrasi, Forum CSR Lampung Gandeng Perusahaan Tanam 8.000 Mangrove

01/11/2026
M. Faddel Qaesar Raih Emas dan Gelar Best of the Best di Kejurnas Panglima Korps Marinir

M. Faddel Qaesar Raih Emas dan Gelar Best of the Best di Kejurnas Panglima Korps Marinir

01/11/2026
Gelar SAFIRAMA, Satu Lensa Siap Tampilkan Karya Visual dan Film Kreatif Anak Muda Lampung

Gelar SAFIRAMA, Satu Lensa Siap Tampilkan Karya Visual dan Film Kreatif Anak Muda Lampung

01/11/2026
Sukses Digelar FKIP Unila, Ratusan Akademisi APMAPI Rampungkan Standar Mutu Pembelajaran Digital

Sukses Digelar FKIP Unila, Ratusan Akademisi APMAPI Rampungkan Standar Mutu Pembelajaran Digital

01/11/2026
clickinfo.co.id

Lampung, Indonesia
Telepon : 081225227939
E-mail : admin@clickinfo.co.id

  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2025 - Clickinfo.co.id - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Provinsi
    • Lampung
    • Aceh
    • Bali
    • DKI Jakarta
    • NTB
    • NTT
    • Daerah
    • Jawa
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Sumatera
    • Papua
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Waykanan
  • Pendidikan
    • Unila
    • UIN RIL
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Puisi
    • Tajuk
  • Life Style
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Travel
  • Politik
    • DPRD Provinsi Lampung
    • DPRD Kota Bandar Lampung
  • Organisasi
    • JMSI
    • HIPMI
    • APINDO
    • IKADI
    • Komite OSIS Nasional

© 2025 - Clickinfo.co.id - All Rights Reserved.