Clickinfo.co.id – Universitas Lampung (Unila) menggelar konferensi pers pengumuman hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun 2026 di ruang sidang utama Rektorat, Selasa, 31 Maret 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah awak media bersama tim Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Unila sebagai bentuk keterbukaan informasi publik serta komitmen kampus dalam memperluas akses pendidikan tinggi yang inklusif.
Ketua PMB Unila, Suripto Dwi Yuwono, menyampaikan bahwa minat calon mahasiswa untuk melanjutkan studi di Unila terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.
Pada SNBP 2026, jumlah peminat Unila mencapai 26.957 peserta, baik yang memilih sebagai pilihan pertama maupun kedua. Dari jumlah tersebut, pendaftar unik tercatat sebanyak 19.333 siswa dan 2.866 peserta berhasil diterima melalui jalur SNBP.
Capaian ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan di Unila. Pendaftar masih didominasi lulusan SMA sebesar 65 persen, disusul SMK dan MA.
Sementara itu, dari sisi peserta yang diterima, lulusan SMA mendominasi sebesar 75 persen, SMK 24 persen, dan MA 1 persen. Para siswa yang lolos berasal dari 495 sekolah, baik dari Provinsi Lampung maupun luar daerah.
Secara geografis, pendaftar didominasi siswa asal Lampung sebesar 80,86 persen, sedangkan 31,6 persen berasal dari luar provinsi jika dilihat dari asal sekolah.
Selain Lampung, pendaftar juga berasal dari sejumlah provinsi seperti Sumatra Selatan, Sumatra Utara, Banten, Jawa Barat, Bengkulu, DKI Jakarta, Jambi, Sumatra Barat, dan Riau.
Untuk program studi, persaingan paling ketat pada kelompok saintek terjadi di Program Studi Gizi dengan rasio 1:90, disusul Farmasi (1:38), Sistem Informasi (1:35), Kedokteran (1:21), dan Teknik Sipil (1:9).
Di kelompok soshum, Program Studi Manajemen menjadi yang paling diminati dengan tingkat keketatan 1:27, diikuti Pendidikan Bahasa Indonesia, PPKn, Pendidikan Bahasa Inggris, Bimbingan dan Konseling, Pendidikan Biologi, Ilmu Komunikasi, Pendidikan Geografi, hingga Ilmu Administrasi Bisnis dengan rasio sekitar 1:12.
Untuk program diploma, tingkat keketatan relatif lebih rendah, yakni sekitar 1:3.
Dari sisi wilayah, Kota Bandar Lampung menjadi daerah dengan jumlah siswa diterima terbanyak, yaitu 1.013 siswa. Disusul Lampung Tengah sebanyak 258 siswa, Metro 225 siswa, Pringsewu 186 siswa, dan Tulang Bawang menjadi yang terendah dengan 16 siswa.
Sejumlah sekolah juga mencatat capaian membanggakan, di antaranya SMA Negeri 7 Bandar Lampung dengan 88 siswa lolos, SMA Negeri 3 Bandar Lampung 72 siswa, SMA Negeri 1 Terbanggi Besar 69 siswa, MAN 1 Bandar Lampung 68 siswa, SMA Negeri 14 Bandar Lampung 68 siswa, serta SMA IT Unila sebanyak 64 siswa.
Pada kesempatan tersebut, Unila menegaskan bahwa pelaksanaan SNBP tetap mengacu pada ketentuan pemerintah dengan kuota minimal 20 persen dari total daya tampung mahasiswa baru.
Kepada peserta yang dinyatakan lulus, Unila menyampaikan ucapan selamat dan mengimbau agar segera melakukan registrasi sesuai jadwal yang telah ditentukan. Sementara bagi yang belum berhasil, masih tersedia peluang melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) maupun jalur mandiri.
Sekretaris PMB Unila, Hero Satrian Arif, menjelaskan dukungan pembiayaan pendidikan melalui program KIP Kuliah.
Dari total 2.866 mahasiswa yang diterima, sebanyak 1.319 orang atau hampir 45 persen masuk dalam skema KIP Kuliah. Namun, berdasarkan data sementara dari pusat, baru 647 mahasiswa yang dinyatakan eligible.
Penetapan penerima KIP Kuliah mengacu pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai rujukan pemerintah pusat, dengan prioritas bagi siswa yang telah menerima bantuan pendidikan sejak jenjang sebelumnya.
Unila berharap kuota tersebut masih dapat bertambah seiring pembaruan data dari pusat, sehingga semakin banyak mahasiswa dari keluarga kurang mampu memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi.
Selain itu, Unila juga mengingatkan bahwa pendaftaran jalur SNBT telah dibuka sejak Selasa, 25 Maret 2026 hingga Senin, 7 April 2026. Pelaksanaan ujian dijadwalkan berlangsung pada 21 hingga 30 April 2026, dengan pengumuman hasil pada Senin, 25 Mei 2026.











