Clickinfo.co.id – DPRD Kota Bandar Lampung melalui Komisi IV mendesak Pemerintah Kota Bandar Lampung segera menerbitkan Peraturan Wali Kota (Perwali) terkait penghapusan pungutan uang komite di seluruh sekolah negeri.
Langkah ini dinilai penting agar kebijakan penghapusan uang komite tidak sekadar menjadi wacana, melainkan memiliki dasar hukum yang kuat sehingga dapat diterapkan secara merata di semua sekolah.
Ketua Komisi IV DPRD Bandar Lampung, Asroni Paslah, menegaskan bahwa regulasi tersebut perlu segera diterbitkan agar pelaksanaan kebijakan di lapangan tidak menimbulkan kebingungan, baik bagi pihak sekolah maupun orang tua siswa.
“Penghapusan uang komite ini harus diperkuat dengan Perwali agar memiliki kepastian hukum dan bisa diterapkan secara konsisten di seluruh sekolah negeri,” ujar Asroni, Jumat (27/2/2026).
Sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan tersebut, DPRD Kota Bandar Lampung telah mengalokasikan tambahan anggaran sekitar Rp9,5 miliar dalam APBD Tahun 2026 untuk memperkuat dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) daerah.
Menurut Asroni, anggaran tersebut disiapkan untuk menggantikan peran dana komite yang selama ini kerap dibebankan kepada orang tua siswa.
“Anggaran ini disiapkan sebagai pengganti uang komite, sehingga kebutuhan operasional sekolah tetap dapat berjalan tanpa membebani orang tua siswa,” tegasnya.
Ia menjelaskan, kebijakan tersebut juga sejalan dengan amanat konstitusi serta putusan Mahkamah Konstitusi yang menegaskan bahwa pendidikan dasar sembilan tahun wajib diselenggarakan tanpa pungutan.
Melalui skema BOS daerah tersebut, DPRD menargetkan sekitar 30 ribu siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Kota Bandar Lampung dapat memperoleh dukungan dana pendidikan minimal Rp400 ribu per tahun.
Dengan adanya kebijakan ini, DPRD berharap tidak ada lagi keluhan masyarakat terkait biaya pendidikan di sekolah negeri, sekaligus memastikan akses pendidikan dasar di Kota Bandar Lampung benar-benar gratis, adil, dan berpihak kepada masyarakat.
DPRD juga menegaskan akan terus mengawal kebijakan tersebut agar implementasinya berjalan efektif dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para siswa serta orang tua di Bandar Lampung.
















