Clickinfo.co.id – Pelaksanaan hari kedua Pesantren Kilat Ramadhan (SAKIRA) di Masjid Al Iman Gedong Meneng berlangsung penuh semangat dan keceriaan.
Puluhan santri TPA dan remaja masjid tampak antusias mengikuti rangkaian agenda yang dirancang untuk mengisi bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah dengan aktivitas religius yang bermanfaat.
Sejak sore hari, para peserta telah berkumpul untuk mengikuti berbagai sesi pembelajaran, mulai dari tahsin dan tahfiz Al-Qur’an, praktik wudhu dan shalat yang benar, hingga materi penguatan akhlak serta adab kepada orang tua.
Untuk menjaga antusiasme, panitia juga menyisipkan permainan edukatif dan kuis Islami guna mempererat kebersamaan antarpeserta.
Ketua DKM Masjid Al Iman, Dr. Triono, M.IP., memberikan apresiasi tinggi terhadap semangat para santri serta dukungan penuh dari orang tua. Menurutnya, SAKIRA merupakan momentum krusial dalam menanamkan nilai-nilai keislaman sejak dini.
“Alhamdulillah, semangat anak-anak semakin luar biasa di hari kedua ini. Kami berharap kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi benar-benar mampu membentuk karakter generasi yang disiplin, berakhlak mulia, dan memiliki kecintaan mendalam terhadap Al-Qur’an,” ujar Dr. Triono, Selasa, 3 Maret 2026.
Lebih lanjut, Dr. Triono menegaskan komitmen DKM Masjid Al Iman untuk menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan umat yang inklusif, terutama bagi generasi muda.
Ia menekankan pentingnya menciptakan suasana masjid yang ramah anak agar mereka merasa nyaman dan dekat dengan rumah ibadah.
“Masjid harus menjadi tempat yang nyaman bagi anak-anak. Melalui SAKIRA, kita ingin membangun kedekatan emosional mereka dengan masjid, sehingga kelak mereka tumbuh menjadi generasi yang aktif memakmurkan rumah Allah,” tambahnya.
Kegiatan hari kedua ditutup dengan doa bersama menjelang waktu berbuka puasa. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, program SAKIRA diharapkan menjadi wadah efektif dalam mencetak generasi muda Islam yang cerdas, beriman, dan berakhlak karimah di Kota Bandar Lampung.










