Clickinfo.co.id – Memasuki bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Iman Gedong Meneng, Rajabasa, Bandar Lampung, resmi meluncurkan “Gerakan Sedekah dan Wakaf Barang Ramadan”.
Program yang dimulai pada Senin, 2 Maret 2026 ini bertujuan untuk memperkuat solidaritas sosial sekaligus memakmurkan peran masjid sebagai pusat pemberdayaan umat.
Melalui program ini, DKM Al Iman mengajak jamaah dan warga sekitar untuk menyisihkan sebagian hartanya dalam beberapa bentuk donasi.
Di antaranya adalah sedekah bahan sembako yang akan disalurkan khusus bagi guru ngaji, kaum dhuafa, serta anak yatim dan piatu di lingkungan sekitar.
Selain kebutuhan pokok, panitia juga membuka ruang bagi masyarakat yang ingin melakukan wakaf Al-Qur’an dan buku Iqro.
Nantinya, wakaf tersebut akan didistribusikan ke berbagai mushola, masjid, dan pondok pesantren yang masih kekurangan sarana literasi keagamaan.
Ketua DKM Al Iman Gedong Meneng, Dr. Triono, M.IP., menegaskan bahwa Ramadan adalah waktu terbaik untuk memperluas kepedulian terhadap sesama.
“Ramadan bukan hanya tentang meningkatkan kualitas ibadah pribadi, tetapi juga tentang berbagi kebahagiaan. Setiap huruf yang dibaca dari Al-Qur’an yang diwakafkan, atau setiap sajadah yang digunakan untuk sujud, insyaallah menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir,” ujar Dr. Triono.
Masyarakat juga diperkenankan mewakafkan peralatan shalat seperti mukena, sajadah, jilbab, sarung, hingga peci dalam kondisi layak pakai atau baru. Seluruh bantuan barang dapat diantarkan langsung ke Masjid Al Iman selama bulan Ramadan.
Bagi jamaah yang ingin berdonasi secara non-tunai, panitia telah menyediakan rekening khusus zakat, infak, sedekah, dan wakaf melalui Bank Syariah Indonesia (BSI) atas nama Masjid Al Iman.
“Kami optimistis gerakan ini akan mendapat sambutan luas. Seutama-utama sedekah adalah sedekah di bulan Ramadan, dan kami ingin Masjid Al Iman menjadi jembatan kebaikan tersebut,” pungkas Dr. Triono.











