Clickinfo.co.id – Prosesi pengukuhan dan pelantikan pengurus Perkumpulan Wanita Palembang Sumatera Selatan (PWP SS) Provinsi Lampung Periode 2026–2029 berlangsung khidmat.
Agenda formal tersebut dipusatkan di Swiss-Belhotel Bandar Lampung pada Selasa, 9 Juni 2026.
Dalam struktur kepengurusan teranyar tersebut, Ketua Pengurus Daerah (Pengda) Tenaga Pembangunan (TP) Sriwijaya Lampung, Nurhasanah, turut dikukuhkan secara resmi untuk mengemban amanah sebagai Dewan Penasehat PWP SS Provinsi Lampung.
Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh perempuan, fungsionaris organisasi kemasyarakatan, serta kaum perantau asal Sumatera Selatan yang berdomisili di Lampung. Momentum ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi untuk mempererat persatuan masyarakat Bumi Sriwijaya di tanah Sai Bumi Ruwa Jurai.
Nurhasanah menyampaikan rasa syukur dan apresiasi mendalam atas kepercayaan yang diberikan keluarga besar PWP SS Lampung kepada dirinya. Ia menekankan bahwa eksistensi organisasi perempuan memiliki fungsi strategis dalam membentengi nilai budaya serta memperkuat ketahanan keluarga.
“Amanah sebagai Dewan Penasehat PWP SS Provinsi Lampung ini merupakan tanggung jawab kolektif untuk ikut membimbing, mengarahkan, dan mendukung roda organisasi agar terus bergerak maju, solid, dan memberikan dampak maslahat bagi publik,” ujar Nurhasanah.
Lebih lanjut, ia memproyeksikan PWP SS sebagai motor penggerak aktif yang bergerak di sektor sosial, pendidikan, pelestarian kebudayaan, hingga aksi kemanusiaan di tingkat regional.
Eksistensi organisasi ini juga diharapkan mampu menjembatani pemeliharaan nilai-benar kearifan lokal Sumatra Selatan di tengah keberagaman budaya masyarakat Lampung.
Nurhasanah turut mengajak seluruh jajaran pengurus yang baru dilantik untuk mengedepankan asas kekompakan serta responsif dalam membangun kemitraan taktis bersama pemerintah daerah maupun elemen organisasi kewanitaan lainnya.
“Kekuatan utama sebuah organisasi terletak pada kebersamaan. Dengan merawat semangat gotong royong, saya optimistis PWP SS Lampung mampu menjelma sebagai wadah berhimpunnya perempuan yang inspiratif, mandiri, dan berdaya,” tandasnya.
Melalui legalitas kepengurusan periode 2026–2029 ini, PWP SS Provinsi Lampung diharapkan dapat langsung tancap gas menyusun program kerja nyata, sekaligus memantapkan kontribusi positif warga diaspora Sumatra Selatan dalam mendukung laju roda pembangunan di Provinsi Lampung.
















