Clickinfo.co.id – Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Kementerian Perdagangan di Jakarta, Rabu, 22 April 2026.
Pertemuan dengan Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti, tersebut bertujuan memperkuat sinergi tata niaga komoditas ubi kayu (singkong) sebagai produk unggulan Lampung.
Fokus utama koordinasi ini mencakup percepatan implementasi alat ukur kadar pati yang terstandar serta penyelarasan program kerja antara pusat dan daerah. Langkah tersebut diambil guna menciptakan sistem perdagangan yang lebih transparan, tertib, dan berkeadilan bagi petani maupun pelaku industri.
Wagub Jihan menegaskan, Lampung saat ini memegang posisi strategis sebagai produsen ubi kayu terbesar di Indonesia. Namun, potensi besar ini masih menghadapi tantangan teknis, terutama terkait akurasi pengukuran kadar pati yang berdampak langsung pada penentuan harga di industri.
“Percepatan implementasi alat ukur kadar pati sangat krusial. Ini demi memberikan kepastian bagi petani dan pelaku usaha agar sistem perdagangan kita lebih akurat,” ujar Jihan Nurlela.
Saat ini, Pemerintah Provinsi Lampung telah menetapkan Harga Acuan Pembelian (HAP) singkong sebesar Rp1.350 per kilogram dengan batas maksimal potongan (rafaksi) 15 persen. Di tingkat lapangan, tren harga bahkan telah menunjukkan kenaikan positif mencapai Rp1.450 per kilogram.
Selain soal harga, Pemprov Lampung mengharapkan dukungan Kementerian Perdagangan dalam mengedukasi industri tapioka terkait penggunaan alat ukur yang direkomendasikan. Jihan juga menyoroti pentingnya pengawasan ketat terhadap tera timbangan di pabrik-pabrik pengolahan.
Merespons hal tersebut, Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah. Pihaknya mendukung terciptanya ekosistem dagang yang transparan dan tertib niaga.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi strategi jitu dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berkelanjutan, sekaligus memperkokoh posisi Lampung sebagai lumbung komoditas unggulan nasional.











