Clickinfo.co.id – Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal Republik Indonesia melakukan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap pelaksanaan kerja sama halal di UIN Raden Intan Lampung, Kamis (29/1/2026).
Kegiatan ini berlangsung di Gedung Academic & Research Center dan dihadiri Kepala Subdirektorat Kemitraan dan Kerja Sama Halal Luar Negeri, Muhammad Yanuar Arief, bersama jajaran.
Wakil Rektor III UIN RIL, Idrus Ruslan, menyampaikan bahwa kerja sama yang terjalin sejak 2022 terus menunjukkan perkembangan, terutama dalam layanan pemeriksaan halal melalui LPH.
Ia menilai tingginya minat pelaku usaha di Lampung menjadi peluang besar untuk penguatan layanan halal ke depan.
“Permintaan sertifikasi halal terus meningkat, baik dari UMKM maupun pelaku usaha lainnya,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris LP2M, Syafrimen, mengungkapkan bahwa LPH UIN RIL telah meraih Akreditasi Utama, yang menjadi level tertinggi dalam layanan pemeriksaan halal.
Di sisi lain, Muhammad Yanuar Arief mengapresiasi capaian tersebut dan menilai LPH UIN RIL berpotensi memperluas kontribusi hingga tingkat nasional dan internasional.
Ia menegaskan, tahun 2026 menjadi momentum penting dengan diberlakukannya kewajiban sertifikasi halal, termasuk untuk produk luar negeri.
“Ini peluang besar bagi lembaga halal untuk berperan lebih luas,” katanya.
BPJPH juga mendorong penguatan sumber daya manusia, peningkatan publikasi, serta pengembangan kelembagaan, termasuk pembentukan LPK dan LSP agar layanan halal semakin terintegrasi.
Kepala PKLH UIN RIL, Edi Susilo, menyatakan kesiapan pihaknya dalam mendukung percepatan sertifikasi halal. Saat ini, ratusan pendamping halal telah tersebar di berbagai wilayah di Lampung.
Melalui monev ini, diharapkan sinergi antara BPJPH dan UIN RIL semakin kuat dalam membangun ekosistem halal yang berkelanjutan dan berdampak bagi masyarakat.
















