Clickinfo.co.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mempercepat langkah transformasi digital melalui penguatan platform Lampung-In.
Aplikasi ini diproyeksikan menjadi pusat layanan digital terpadu yang menyatukan berbagai sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) di lingkungan Pemprov Lampung.
Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung, Marindo Kurniawan, menegaskan bahwa fokus saat ini adalah melakukan sinkronisasi Lampung-In dengan aplikasi yang dikembangkan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Dua layanan utama yang menjadi prioritas integrasi adalah Saibara (pembayaran pajak kendaraan) dan SP4N LAPOR (pengaduan pelayanan publik).
“Tim teknis di tingkat programmer harus segera berkoordinasi agar sistem Saibara terintegrasi di dalam Lampung-In. Kita ingin layanan menjadi lebih baik dan memudahkan masyarakat,” ujar Marindo dalam rapat koordinasi di Kantor Gubernur Lampung, Jumat, 20 Februari 2026.
Marindo juga menginstruksikan Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) bersama Inspektorat Provinsi Lampung untuk menggelar pertemuan teknis intensif pada pekan depan.
Pertemuan tersebut bertujuan memastikan aplikasi SP4N LAPOR dapat diakses penuh melalui Lampung-In.
Integrasi SP4N LAPOR dinilai sangat krusial karena jangkauannya mencakup aduan masyarakat di seluruh kabupaten dan kota se-Provinsi Lampung. Dengan integrasi ini, masyarakat tidak perlu lagi mengunduh banyak aplikasi untuk berinteraksi dengan pemerintah.
Lebih lanjut, Sekdaprov menegaskan bahwa proyek ini bertujuan menghapus ego sektoral antar-aplikasi guna mewujudkan integrasi data yang solid.
“Kita usahakan ke depan hanya ada satu aplikasi, satu data, dan satu informasi di Pemerintah Provinsi Lampung, yaitu melalui Lampung-In,” pungkasnya.
Langkah ini diharapkan dapat menciptakan efisiensi birokrasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik yang lebih transparan dan responsif bagi seluruh warga Lampung.















