Clickinfo.co.id – Bupati Tulang Bawang, Drs. Qudrotul Ikhwan, M.M., resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan 22 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkup Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang.
Prosesi pengangkatan dan pengukuhan ini berlangsung khidmat di Ruang Rapat Utama Lantai II Kantor Bupati Tulang Bawang, Rabu, 18 Februari 2026.
Kegiatan yang bertujuan untuk optimalisasi kinerja dan peningkatan kualitas sumber daya aparatur ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Tulang Bawang Hankam Hasan, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, serta sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama lainnya.
Dalam arahannya, Bupati Qudrotul Ikhwan menekankan pentingnya tanggung jawab dan akuntabilitas bagi para pejabat yang baru dilantik.
Ia menginstruksikan seluruh jajaran untuk menyelaraskan visi kerja dengan visi Presiden Republik Indonesia serta Gubernur Lampung.
“Untuk seluruh yang dilantik, ingat tanggung jawab dan tanggung gugat. Harus mengangkat visi Presiden Republik Indonesia dan Gubernur Lampung,” tegas Bupati Qudrotul Ikhwan.
Bupati juga menggarisbawahi beberapa program prioritas yang harus segera diakselerasi, terutama terkait pengembangan Zona Ekonomi Biru dan penguatan ketahanan pangan.
Menurutnya, Kabupaten Tulang Bawang memiliki peran strategis sebagai daerah penyangga ketahanan pangan.
Selain agenda internal, Bupati mengungkapkan bahwa pemerintah daerah sedang aktif menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat. Upaya ini dilakukan guna mengusulkan perubahan status jalan poros Indo Lampung agar dapat beralih menjadi jalan nasional.
Dalam kesempatan tersebut, Qudrotul Ikhwan memberikan peringatan keras bahwa pejabat yang dilantik akan menjalani masa evaluasi selama enam bulan.
Ia meminta seluruh aparatur untuk bekerja optimal menunjukkan kualitas tanpa adanya sekat perbedaan pandangan politik pasca-kontestasi.
“Tidak ada lagi perbedaan pandangan politik saat kontestasi yang lalu. Sekarang fokus bekerja, melangkah bersama untuk Tulang Bawang. Jangan kontraproduktif, semua harus serius untuk memajukan daerah,” ujarnya.
Bupati juga menyoroti tantangan perubahan iklim dan cuaca ekstrem yang memerlukan perhatian kolektif. Ia menegaskan bahwa urusan lingkungan dan kebencanaan bukan hanya tugas BPBD atau Damkar semata, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen pemerintahan.
“Tingkatkan syukur kepada Allah SWT dan bekerja secara profesional dengan menunjukkan kondite yang baik serta integritas tinggi,” tutup Bupati Qudrotul Ikhwan.











