Clickinfo.co.id – UPT Puskesmas Dringu mempertegas komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui semangat inovasi “SAE Berobat”.
Fokus utama program ini adalah memberikan kemudahan akses pengobatan bagi masyarakat Kabupaten Probolinggo, khususnya bagi warga kurang mampu dan ibu hamil.
Sebagai garda terdepan layanan kesehatan tingkat pertama, Puskesmas Dringu kini aktif melakukan pendampingan pendaftaran BPJS PBID (Penerima Bantuan Iuran Daerah). Program yang dibiayai pemerintah ini bertujuan agar masyarakat mendapatkan perlindungan kesehatan tanpa terkendala biaya.
PIC Operator Edabu UPT Puskesmas Dringu, Yeti Kusumandari, menyatakan pihak puskesmas siap memberikan asistensi penuh bagi warga yang belum memiliki jaminan kesehatan.
“Bagi warga yang sedang sakit atau ibu hamil yang belum ter-cover jaminan kesehatan, silakan datang. Kami akan bantu proses pengajuan pendaftaran BPJS PBID. Target kami adalah warga bisa berobat secara gratis melalui program SAE Berobat yang nyata,” ujar Yeti, Jumat, 2 Januari 2026.
Selain kemudahan administrasi, Puskesmas Dringu yang kini menempati gedung baru di Jalan Raya Dringu juga menawarkan infrastruktur yang lebih representatif. Perpindahan lokasi ini mendapat respons positif dari para pasien yang merasakan langsung peningkatan kenyamanan.
Riska, seorang warga Desa Sekarkare, mengaku puas dengan transformasi layanan di fasilitas kesehatan tersebut. Menurutnya, lingkungan puskesmas saat ini jauh lebih mendukung proses penyembuhan.
“Semenjak pindah ke lokasi baru, pelayanan terasa jauh lebih baik. Tempatnya lebih luas, sangat bersih, dan nyaman. Kami sebagai warga merasa lebih tenang saat berobat di sini,” tutur Riska.
Dengan dedikasi tenaga medis dan sistem administrasi yang terintegrasi, UPT Puskesmas Dringu terus berupaya menjadi pilar utama kesehatan di wilayah Kecamatan Dringu.
Langkah ini sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Probolinggo untuk menciptakan masyarakat yang sehat dan sejahtera melalui layanan publik yang responsif.









