Clickinfo.co.id – Pemkab Pesisir Barat gelar Musrenbang Kecamatan 2026, dorong pemerataan pembangunan daerah.
Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat (Pemkab Pesibar) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan Tahun 2026 yang dilaksanakan di Aula Kantor Kecamatan Karyapenggawa, Selasa, 10 Februari 2026.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Pesisir Barat yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Ir. Armand Achyuni.
Musrenbang kecamatan ini turut dihadiri Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Eksir Abadi, S.H., M.M., Inspektur Kabupaten Pesisir Barat Unzir, S.P., para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Lemong, Camat Pesisir Utara, Camat Way Krui, Camat Karyapenggawa, para peratin dari empat kecamatan, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutan Bupati Pesisir Barat yang dibacakan Asisten I, disampaikan bahwa pelaksanaan Musrenbang RKPD Kabupaten di tingkat kecamatan yang digabung lebih dari satu kecamatan telah diatur dalam Pasal 98 ayat (5) Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017. Dengan demikian, pelaksanaan kegiatan ini telah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan tidak bertentangan dengan aturan yang ada.
Lebih lanjut disampaikan bahwa Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 mengusung tema Pengembangan Pembangunan Infrastruktur, Ekonomi, Sumber Daya Manusia, Kehidupan Masyarakat, Tata Kelola, serta Pelayanan Publik.
Musrenbang kecamatan ini juga merupakan bagian dari pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pesisir Barat Tahun 2025–2029. Kegiatan tersebut diharapkan mampu menjaga kesinambungan pembangunan daerah guna mewujudkan visi bersama, yakni Terwujudnya Pesisir Barat yang Sejahtera, Maju, Madani, dan Religius sebagai Destinasi Wisata Terdepan.
Ditekankan pula bahwa Musrenbang RKPD Kabupaten merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dari Musrenbang Pekon dalam rangka penyusunan RKP Pekon. Oleh karena itu, sinergi dan sinkronisasi antara perencanaan pembangunan di tingkat pekon dan kabupaten menjadi sangat penting agar pembangunan berjalan selaras, terarah, dan tidak tumpang tindih dalam pelaksanaannya.
Dalam forum tersebut, peserta Musrenbang membahas serta menyepakati usulan-usulan prioritas dari masing-masing kecamatan. Usulan yang disampaikan diharapkan benar-benar merupakan aspirasi yang mewakili kebutuhan masyarakat secara luas, bukan kepentingan parsial dari satu atau dua pekon semata.
Melalui sambutannya, Bupati berharap para camat dapat melakukan proses filterisasi terhadap setiap usulan yang masuk, sehingga yang diajukan benar-benar menjadi kebutuhan prioritas dan berdampak luas bagi masyarakat. Perangkat daerah juga diharapkan mampu memberikan tanggapan yang cepat, tepat, dan konstruktif terhadap setiap usulan demi terwujudnya perencanaan pembangunan yang berkualitas.
Disampaikan pula bahwa tantangan pembangunan daerah dari tahun ke tahun semakin kompleks, salah satunya akibat keterbatasan kemampuan fiskal daerah. Kondisi tersebut menuntut kebijaksanaan, keikhlasan, serta semangat kebersamaan dari seluruh pemangku kepentingan.
Bupati juga meminta para camat untuk memberikan pemahaman yang baik kepada masyarakat terkait keterbatasan anggaran daerah yang menyebabkan pembangunan belum dapat dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah. Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat menegaskan komitmennya untuk terus berupaya agar pembangunan dapat dilakukan secara bertahap, adil, merata, dan berkesinambungan sesuai dengan skala prioritas dan kemampuan keuangan daerah.
Mengakhiri sambutannya, Bupati Pesisir Barat menekankan beberapa hal penting untuk menjadi perhatian bersama, di antaranya:
– Seluruh perangkat daerah diminta mencatat dan memverifikasi setiap usulan prioritas kecamatan secara cermat, objektif, dan bertanggung jawab;
– Para peratin diharapkan menyusun perencanaan dan penganggaran pekon secara akuntabel, transparan, dan bertanggung jawab guna mendorong kemandirian serta kemajuan pekon;
– Seluruh elemen masyarakat diajak untuk bersama-sama mendukung, mengawal, serta memantau jalannya pembangunan daerah agar benar-benar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat Pesisir Barat.












