Clickinfo.co.id — Musyawarah Wilayah (Muswil) dan Musyawarah Daerah (Musda) Bersama Badan Usaha Jasa Konstruksi (SBU JAKON) Provinsi Sumatera Selatan digelar di Palembang, Senin, 9 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi strategis bagi pelaku usaha jasa konstruksi di daerah dalam rangka memperkuat sinergi serta mendukung pembangunan Provinsi Sumatera Selatan.
Ketua SBU JAKON Sumsel, H. Iskandar, menegaskan bahwa SBU JAKON merupakan asosiasi yang berada di bawah naungan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) nasional. Ia menjelaskan bahwa SBU JAKON bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Badan Usaha (LSBU) PT SBU JAKON, yang menjadi LSBU pertama di Sumatera Selatan yang dapat menerbitkan Sertifikat Badan Usaha (SBU).
Menurutnya, SBU JAKON terbuka bagi siapa saja yang memiliki kemauan dan kompetensi di bidang jasa konstruksi, termasuk bagi pelaku usaha yang ingin mendirikan badan usaha berbentuk CV maupun PT. Ke depan, SBU JAKON siap mendukung berbagai program pembangunan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, seperti sektor bina marga, cipta karya, pengairan, dan perumahan.
Kegiatan Muswil dan Musda tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Sumatera Selatan Ir. H. Novian Aswardani, Kepala Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sumsel KBP Doni Satria Sembiring, Mayjen TNI Ujang Darwis MDA, Dr. Ketut Sumedana, Letkol Czi Saipol Anwar, Wakil Ketua Umum H. Darmawan, SH, MH, C.MSP, Alex Purbaya, H. Iskandar, serta para tamu undangan lainnya.
Hadir pula perwakilan organisasi perangkat daerah, pemerintah kabupaten dan kota, balai wilayah, serta berbagai asosiasi jasa konstruksi seperti Gapeksindo, Aspekindo, Aspeknas, Askornas, Bakti Persada Masyarakat, serta pelaku usaha dari sektor perbankan dan kontraktor maupun konsultan.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Sumsel, Novian Aswardani, menyampaikan apresiasi atas peran aktif SBU JAKON dalam mendukung pembangunan jasa konstruksi di Sumatera Selatan.
Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, ia menyatakan penghargaan terhadap kontribusi SBU JAKON yang dinilai sejalan dengan regulasi yang berlaku, seperti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi, Peraturan Daerah Sumatera Selatan Nomor 2 Tahun 2022, serta Peraturan Gubernur Nomor 4 Tahun 2025.
Novian menegaskan bahwa SBU JAKON merupakan mitra strategis pemerintah dalam pembinaan 11 unsur jasa konstruksi guna meningkatkan profesionalisme, kualitas sumber daya manusia, serta tata kelola industri konstruksi di daerah.
Ia menambahkan bahwa peran tersebut sejalan dengan visi Gubernur Sumatera Selatan, yakni mewujudkan masyarakat yang berkualitas, memperkuat ketahanan ekonomi berbasis lokal, mengembangkan nexus ketahanan pangan, energi, dan air, serta membangun infrastruktur strategis yang ramah lingkungan.
Menurutnya, tantangan di sektor jasa konstruksi ke depan meliputi dinamika regulasi, keberlanjutan pembangunan, keselamatan kerja, serta tanggung jawab lingkungan. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menyatakan kesiapan untuk terus melakukan koordinasi dan kolaborasi konstruktif dengan seluruh pemangku kepentingan.
Muswil dan Musda Bersama SBU JAKON Sumsel ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang konsolidasi organisasi, tetapi juga momentum strategis dalam memperkuat sinergi asosiasi jasa konstruksi di Sumatera Selatan guna mendukung pembangunan daerah dan nasional secara berkelanjutan.












