Clickinfo.co.id – Lazuardi Haura kembali menghadirkan agenda tahunan inspiratif bertajuk S2M2ARTER DAY 2026 (Science, Social, Math, Music, Art – Performance, and Entrepreneur). Kegiatan ini menjadi ajang pameran karya siswa berbasis Project Based Learning yang melibatkan seluruh jenjang pendidikan, mulai dari TK, SD, hingga SMP.
Diselenggarakan pada semester dua, Kamis, 29 Januari 2026, kegiatan ini merupakan wujud nyata implementasi visi Lazuardi dalam membangun masyarakat berbudaya luhur. Para siswa, yang dikenal sebagai Lazuardian, tidak hanya diajak memahami ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga dilatih keterampilan riset serta literasi agar mampu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Sejalan dengan misi SMART GOAL ke-2 Lazuardi, S2M2ARTER DAY menjadi ruang aktualisasi bagi siswa untuk berperan aktif, kompeten, dan mandiri melalui proyek-proyek terukur. Setiap karya yang ditampilkan merupakan hasil proses belajar yang dievaluasi lewat asesmen proyek dan laporan perkembangan siswa setiap semester.
Mengusung tema “Young Innovators: Turning Ideas into Impact”, kegiatan ini menegaskan semangat inovasi sejak usia dini. Siswa didorong berpikir kritis, berani bereksperimen, serta mampu bekerja sama dalam menyelesaikan persoalan yang dekat dengan realitas kehidupan.
Beragam aktivitas memeriahkan acara ini. Pengunjung dapat menyaksikan pameran proyek sains dan matematika, proyek sosial yang dirangkaikan dengan donor darah bersama Palang Merah Indonesia (PMI), pertunjukan musik dan performance siswa dari semua jenjang, pameran seni, hingga kegiatan kewirausahaan berbasis design thinking.
Tak hanya mengasah kemampuan akademik, S2M2ARTER DAY juga menumbuhkan karakter khas Lazuardi seperti Fraternity, Courage, dan Being Joyful. Nilai-nilai ini selaras dengan 20 Karakter Lazuardi dan 8 Profil Lulusan, khususnya dalam membentuk pribadi yang kritis, kreatif, dan solutif.
Melalui perhelatan ini, Lazuardi Haura memperkuat kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat. S2M2ARTER DAY 2026 menjadi bukti komitmen menghadirkan pembelajaran abad ke-21 yang kontekstual, bermakna, dan memberi dampak positif bagi lingkungan sekitar.














